Opportunities
Sorry, There are No Current Vacancies Available
Lowongan Kerja
6 June 2026 - 17:00 GMT+7
Nama Jabatan: Communications Officer (Staff Komunikas) Lokasi: Jakarta Masa Kontrak: Satu (1) tahun, dengan kemungkinan perpanjangan. Atasan Langsung: Communications Manager Latar Belakang Kemitraan Australia-Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif, atau INKLUSI, bekerja untuk meningkatkan partisipasi kelompok marginal dalam, serta manfaat yang
Lowongan Kerja
9 March 2026 - 17:15 GMT+7
Posisi ini akan bertanggung jawab untuk memberikan keahlian teknis MEL guna mendukung implementasi berkualitas dari sistem pemantauan, evaluasi, pembelajaran, dan adaptasi INKLUSI. Hal ini mencakup dukungan terhadap produksi data berkualitas oleh mitra OMS dan Tim INKLUSI, serta sintesis dan analisis
Lowongan Kerja
6 February 2026 - 17:00 GMT+7
Finance Officer bertanggung jawab untuk mengelola kas kecil (petty cash), memproses pertanggungjawaban perjalanan dan terkait kegiatan, tagihan, tunjangan, dan dokumentasi pajak, sambil memastikan pencatatan yang akurat dari semua transaksi IDR di QuickBooks. Peran ini juga mencakup pemeliharaan catatan vendor, berkoordinasi
Lowongan Kerja
9 December 2024 - 17:59 GMT+7
Judul Posisi: Manajer Manajemen Pengetahuan Lokasi: Indonesia Periode Penugasan: 12 bulan, dengan kemungkinan perpanjangan Melapor kepada: Team Leader Latar Belakang Kemitraan Australia-Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif (INKLUSI) bertujuan untuk meningkatkan partisipasi kelompok marjinal serta manfaat yang mereka peroleh dari pembangunan sosial-budaya,
Lowongan Kerja
25 April 2024 - 17:00 GMT+7
The Program Governance Manager will be responsible for managing and coordinating the governance functions of the INKLUSI Secretariat including responsibility for managing program governance systems and administering activities to enhance governance functions for decision-making, guidance, and resolution of escalated risks
GMT+7
Kemitraan Australia-Indonesia Menuju Masyarakat yang Inklusif, atau INKLUSI, berupaya meningkatkan partisipasi kelompok-kelompok terpinggirkan dalam pembangunan sosial-budaya, ekonomi, dan politik di Indonesia, serta memastikan mereka memperoleh manfaat yang lebih setara dari pembangunan tersebut. INKLUSI bekerja sama dengan pemerintah dan mitra-mitra masyarakat
GMT+7
Modul Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) diterbitkan oleh Lakpesdam PBNU sebagai adaptasi modul Kementerian Agama RI untuk mendukung upaya-upaya pencegahan perkawinan anak melalui Program Kemitraan Australia-Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif (INKLUSI). Modul ini membantu fasilitator membekali remaja agar memahami diri, membangun
GMT+7
Lombok Timur, 10 Juni 2026 — Sejumlah jurnalis dari media nasional dan lokal mengunjungi Desa Kembang Kerang, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, untuk melihat secara langsung kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan organisasi masyarakat sipil dalam mendorong pembangunan yang
GMT+7
Program Kemitraan Australia–Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif (INKLUSI) bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas INKLUSI bersama Kementerian PPN/Bappenas menyelenggarakan Pertemuan Koordinasi Teknis Kelompok Kerja (Pokja) pada 30 Juni–1 Juli 2026 di Jakarta untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan Fase II Program
GMT+7
Penanganan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) menuntut respons yang cepat, tepat, dan berpihak pada korban. Karena itu, aparat penegak hukum dan tenaga layanan perlu memiliki pemahaman serta keterampilan yang memadai untuk memastikan korban memperoleh perlindungan, layanan, dan akses keadilan pada
GMT+7
Fikih Penguatan Disabilitas Mental Psikososial: Dari Pemahaman Keagamaan Menuju Pemenuhan Hak dan Keadilan Sosial diterbitkan oleh Komisi Nasional Disabilitas dan Kementerian Sosial RI bekerja sama dengan Lakpesdam PBNU, Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M), dan Pusat Rehabilitasi YAKKUM (PRYAKKUM) melalui Program
GMT+7
Risalah Kebijakan: Optimalisasi Layanan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) merupakan hasil aksi kolektif mitra INKLUSI, yaitu ‘Aisyiyah, KAPAL Perempuan, Lakpesdam PBNU, PERMAMPU, dan Yayasan BaKTI, yang menyajikan rekomendasi kebijakan untuk memperkuat implementasi Peraturan Presiden Nomor
GMT+7
Panduan Optimalisasi Unit Layanan Disabilitas (ULD) Bidang Ketenagakerjaan dalam Pemenuhan Hak Pekerjaan bagi Penyandang Disabilitas merupakan panduan praktis yang disusun untuk memperkuat peran Unit Layanan Disabilitas (ULD) Bidang Ketenagakerjaan dalam memastikan terpenuhinya hak atas pekerjaan bagi penyandang disabilitas. Publikasi ini
GMT+7
Di bawah pohon di depan sebuah rumah di tepi jalan besar di Kupang, belasan perempuan duduk melingkar dan berdiskusi dengan santai. Di antara suara kendaraan yang melintas, mereka membicarakan hal-hal yang dulu jarang disebut terang-terangan: vagina, alat reproduksi, hak kesehatan
GMT+7
Modul Pendidikan Inklusif merupakan panduan pelatihan yang disusun oleh ‘Aisyiyah, BaKTI, SIGAB, dan Pusat Rehabilitasi YAKKUM dengan dukungan Sekretariat INKLUSI. Modul ini dirancang untuk mendukung tenaga pendidik dan lembaga pendidikan formal maupun nonformal dalam memahami dan menerapkan pendidikan inklusif, sehingga
GMT+7
Sebagai bagian dari komitmen dalam mendukung kebijakan yang lebih inklusif, Sekretariat Kemitraan Australia-Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif (INKLUSI) bersama mitra Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) menggelar “Dialog dengan Media: Memperkuat Kebijakan Inklusif di Indonesia” pada Maret 2025 di Jakarta. Media massa berperan
GMT+7
Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional 2025, jaringan mitra INKLUSI di Kabupaten Kupang menggelar aksi kolektif bertajuk “Percepat Aksi dari NTT untuk Indonesia”. Kegiatan ini mencakup kampanye Car Free Day dan Talk Show yang disiarkan oleh Radio Republik Indonesia (RRI)
GMT+7
Di tengah perubahan zaman yang semakin pesat, Lia membuktikan bahwa tradisi dan inovasi dapat berjalan beriringan dalam membangun ekonomi lokal. Melalui usaha anyaman rotan, ia tidak hanya meningkatkan pendapatan keluarganya, tetapi juga berkontribusi dalam pelestarian lingkungan dengan menjaga keberlanjutan kerajinan
GMT+7
Adelfina, atau akrab disapa Adel, adalah sosok yang aktif memperjuangkan hak penyandang disabilitas dan mendorong pembangunan inklusif di desanya di Nusa Tenggara Timur. Sebagai Paralegal Difabel dan Sekretaris kelompok difabel “Mim Nau Kai” yang berarti “Ingat Kami”, ia memastikan suara
GMT+7
Juliana adalah perempuan adat pertama dari komunitas Suku Anak Dalam (SAD) yang berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi. Pada Desember 2024, ia resmi diwisuda dengan gelar Sarjana Kehutanan dari Fakultas Sains dan Teknologi, di salah satu universitas swasta di Jambi, dengan IPK
GMT+7
Minister Counsellor untuk Tata Kelola dan Pembangunan Manusia dari Kedutaan Besar Australia, Tim Stapleton, mengunjungi Kota Probolinggo pada Februari 2025 untuk melihat langsung implementasi Program INKLUSI di wilayah tersebut. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau capaian program serta mendiskusikan upaya yang
GMT+7
Lidia adalah seorang perempuan dengan disabilitas psikososial dari salah satu desa di Nusa Tenggara Timur. Setelah mengikuti berbagai pelatihan dan pendampingan, ia kini bekerja di sebuah salon kecantikan di Kota Tambolaka. Pekerjaan ini tidak hanya memberinya penghasilan dan harapan baru,
GMT+7
INKLUSI bekerja sama dengan pemerintah dan organisasi masyarakat sipil (OMS) untuk memajukan kesetaraan gender, pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas, dan inklusi sosial. Sebagai bagian dari pendekatan interseksionalitas, program ini secara khusus menyasar penyandang disabilitas yang menghadapi berbagai lapisan kerentanan. Mendukung agenda
GMT+7
Sasana Inklusi dan Gerakan Advokasi Difabel Indonesia (SIGAB Indonesia) adalah mitra Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) INKLUSI yang berkomitmen memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas di Indonesia. Sebagai Organisasi Penyandang Disabilitas (OPD), SIGAB membangun masyarakat yang inklusif dan adil melalui pendekatan struktural dan
GMT+7
Sebagai bagian dari kegiatan Post-course Workshop Australia Awards Indonesia (AAI) untuk Studi Singkat “Memperkuat Implementasi Pengarusutamaan Gender – Kebijakan dan Praktik,” peserta lokakarya melakukan kunjungan ke wilayah kerja Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama Nusa