INKLUSI LOGO Full Color Stacked - English

Kesempatan

Pengadaan

GMT+7

Kemitraan Australia-Indonesia Menuju Masyarakat yang Inklusif, atau INKLUSI, berupaya meningkatkan partisipasi kelompok-kelompok terpinggirkan dalam pembangunan sosial-budaya, ekonomi, dan politik di Indonesia, serta memastikan mereka memperoleh manfaat yang lebih setara dari pembangunan tersebut. INKLUSI bekerja sama dengan pemerintah dan mitra-mitra masyarakat

GMT+7

Modul Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) diterbitkan oleh Lakpesdam PBNU sebagai adaptasi modul Kementerian Agama RI untuk mendukung upaya-upaya pencegahan perkawinan anak melalui Program Kemitraan Australia-Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif (INKLUSI). Modul ini membantu fasilitator membekali remaja agar memahami diri, membangun

GMT+7

Lombok Timur, 10 Juni 2026 — Sejumlah jurnalis dari media nasional dan lokal mengunjungi Desa Kembang Kerang, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, untuk melihat secara langsung kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan organisasi masyarakat sipil dalam mendorong pembangunan yang

GMT+7

Program Kemitraan Australia–Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif (INKLUSI) bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas INKLUSI bersama Kementerian PPN/Bappenas menyelenggarakan Pertemuan Koordinasi Teknis Kelompok Kerja (Pokja) pada 30 Juni–1 Juli 2026 di Jakarta untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan Fase II Program

GMT+7

Penanganan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) menuntut respons yang cepat, tepat, dan berpihak pada korban. Karena itu, aparat penegak hukum dan tenaga layanan perlu memiliki pemahaman serta keterampilan yang memadai untuk memastikan korban memperoleh perlindungan, layanan, dan akses keadilan pada

GMT+7

Fikih Penguatan Disabilitas Mental Psikososial: Dari Pemahaman Keagamaan Menuju Pemenuhan Hak dan Keadilan Sosial diterbitkan oleh Komisi Nasional Disabilitas dan Kementerian Sosial RI bekerja sama dengan Lakpesdam PBNU, Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M), dan Pusat Rehabilitasi YAKKUM (PRYAKKUM) melalui Program

GMT+7

Risalah Kebijakan: Optimalisasi Layanan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) merupakan hasil aksi kolektif mitra INKLUSI, yaitu ‘Aisyiyah, KAPAL Perempuan, Lakpesdam PBNU, PERMAMPU, dan Yayasan BaKTI, yang menyajikan rekomendasi kebijakan untuk memperkuat implementasi Peraturan Presiden Nomor

GMT+7

Panduan Optimalisasi Unit Layanan Disabilitas (ULD) Bidang Ketenagakerjaan dalam Pemenuhan Hak Pekerjaan bagi Penyandang Disabilitas merupakan panduan praktis yang disusun untuk memperkuat peran Unit Layanan Disabilitas (ULD) Bidang Ketenagakerjaan dalam memastikan terpenuhinya hak atas pekerjaan bagi penyandang disabilitas. Publikasi ini

GMT+7

Di bawah pohon di depan sebuah rumah di tepi jalan besar di Kupang, belasan perempuan duduk melingkar dan berdiskusi dengan santai. Di antara suara kendaraan yang melintas, mereka membicarakan hal-hal yang dulu jarang disebut terang-terangan: vagina, alat reproduksi, hak kesehatan

GMT+7

Modul Pendidikan Inklusif merupakan panduan pelatihan yang disusun oleh ‘Aisyiyah, BaKTI, SIGAB, dan Pusat Rehabilitasi YAKKUM dengan dukungan Sekretariat INKLUSI. Modul ini dirancang untuk mendukung tenaga pendidik dan lembaga pendidikan formal maupun nonformal dalam memahami dan menerapkan pendidikan inklusif, sehingga

GMT+7

Duta Besar Australia untuk Kesetaraan Gender, Stephanie Copus-Campbell, mengunjungi Sekolah Perempuan di Bali, sebuah inisiatif pemberdayaan perempuan yang diinisiasi oleh KAPAL Perempuan dan difasilitasi oleh Bali Sruti melalui program INKLUSI. Kunjungan ini menyoroti komitmen bersama antara Australia dan Indonesia dalam

GMT+7

GEDSI Handbook disusun untuk memenuhi kebutuhan akan ketersediaan buku pegangan yang dapat dipakai untuk memperkuat penyelenggaraan pengarusutamaan gender, disabilitas dan inklusi sosial (GEDSI), khususnya bagi Mitra dan sekretariat INKLUSI, serta pemangku kepentingan lain yang terlibat dengan program INKLUSI sesuai dengan

GMT+7

GEDSI Handbook disusun untuk memenuhi kebutuhan akan ketersediaan buku pegangan yang dapat dipakai untuk memperkuat penyelenggaraan pengarusutamaan gender, disabilitas dan inklusi sosial (GEDSI), khususnya bagi Mitra dan sekretariat INKLUSI, serta pemangku kepentingan lain yang terlibat dengan program INKLUSI sesuai dengan

GMT+7

GEDSI Handbook disusun untuk memenuhi kebutuhan akan ketersediaan buku pegangan yang dapat dipakai untuk memperkuat penyelenggaraan pengarusutamaan gender, disabilitas dan inklusi sosial (GEDSI), khususnya bagi Mitra dan sekretariat INKLUSI, serta pemangku kepentingan lain yang terlibat dengan program INKLUSI sesuai dengan

GMT+7

Halo, Sahabat INKLUSI! 👋🏼 Sekretariat INKLUSI memperingati Hari Disabilitas Internasional dan 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dengan talkshow Bincang INKLUSI bertema “Mendorong Inklusi Disabilitas: Pembelajaran dari Keberhasilan dan Tantangan di Indonesia”. Bersama BAPPENAS dan mitra INKLUSI (‘Aisyiyah, PR Yakkum,

GMT+7

Laporan Penelitian ini merupakan hasil penelitian “Analisis Implementasi Pelayanan Kesehatan untuk Penyandang Disabilitas (Fisik dan Sensorik) dalam Mencapai Universal Health Coverage (UHC)” yang telah disusun dan dicetak oleh Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) Universitas Gadjah Mada, bekerja sama dengan

GMT+7

Risalah kebijakan ini merupakan hasil penelitian “Analisis Implementasi Pelayanan Kesehatan untuk Penyandang Disabilitas (Fisik dan Sensorik) dalam Mencapai Universal Health Coverage (UHC)” yang telah disusun dan dicetak oleh Pusat Kebijakan dan Manajemen Kesehatan (PKMK) Universitas Gadjah Mada, bekerja sama dengan

GMT+7

Joharis adalah Kepala Dusun di Desa Tikonu, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Ia merupakan pemangku kepentingan lokal yang terlibat dengan mitra CSO INKLUSI, ‘Aisyiyah, dalam menangani masalah pernikahan anak. Sebagai kepala desa, Joharis sebelumnya sering menikahkan anak-anak, termasuk yang

GMT+7

PEKKA mendirikan Klinik Layanan Informasi dan Konsultasi (KLIK PEKKA), sebuah layanan keliling yang bertujuan membantu rumah tangga perempuan kepala keluarga, perempuan miskin, dan kelompok marginal lainnya di daerah terpencil untuk mengakses layanan-layanan dasar pemerintah yang sulit dijangkau. Bekerja sama dengan

GMT+7

Sebagai bagian dari #16HAKTP, BaKTI dan ‘Aisyiyah, didukung oleh Program INKLUSI, melaksanakan Dialog Publik untuk Pencegahan Perkawinan Anak pada 19-20 November di Tana Toraja, sebuah kabupaten dengan angka prevalensi perkawinan anak tertinggi di Sulawesi Selatan. Inisiatif ini melibatkan pemerintah daerah,

Baca Cerita Terbaru Kami