Diskusi Tematik #TemuInklusi: Layanan Kesehatan Inklusif Berbasis Fasilitas dan Komunitas

Masih banyak difabel yang menghadapi hambatan dalam mengakses layanan kesehatan, dari segi infrastruktur, tenaga medis, dan biaya. Diskusi tematik yang diselenggarakan dalam rangkaian Temu INKLUSI bersama SIGAB ini menekankan pentingnya pendekatan berbasis fasilitas dan komunitas dalam menyediakan layanan kesehatan inklusif, berkeadilan, dan mendukung kualitas hidup serta kesetaraan kesempatan.      

Seminar Diseminasi Riset Inklusi Sosial dan Kewargaan “Membaca Inklusi Sosial dari Daerah”

Tim Kajian Inklusi Sosial dan Kewargaan (Sejalin) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM), salah satu mitra penelitian Program INKLUSI,  meluncurkan dua hasil riset dalam Seminar Diseminasi Riset bertajuk “Membaca Inklusi Sosial dari Daerah”, pada 22 Oktober 2024 di Auditorium FISIPOL UGM, Yogyakarta. Seminar ini merupakan kerja sama antara FISIPOL UGM […]

#16HAKTP: Dari Petugas Pelaksana Pernikahan Anak Menjadi Advokat Pencegahan

#16HAKTP: Dari Petugas Pelaksana Pernikahan Anak Menjadi Advokat Pencegahan

Joharis adalah Kepala Dusun di Desa Tikonu, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Ia merupakan pemangku kepentingan lokal yang terlibat dengan mitra CSO INKLUSI, ‘Aisyiyah, dalam menangani masalah pernikahan anak. Sebagai kepala desa, Joharis sebelumnya sering menikahkan anak-anak, termasuk yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama. Namun, setelah adanya kolaborasi antara ‘Aisyiyah dan pemerintah […]

#16HAKTP: Mencegah Pernikahan Anak di Probolinggo

#16HAKTP: Mencegah Pernikahan Anak di Probolinggo

Evi Susanti adalah anggota Balai Sakinah ‘Aisyiyah (BSA) di Desa Bulujaran Lor, Probolinggo, Jawa Timur. BSA adalah kelompok berbasis komunitas yang didirikan oleh mitra INKLUSI, ‘Aisyiyah, yang menyediakan pendidikan, konsultasi, saluran pengaduan, dan bantuan terkait Kesehatan Reproduksi dan Hak Seksual (SRHR), stunting, pencegahan pernikahan anak, kepemimpinan perempuan, dan pemberdayaan ekonomi. BSA bertujuan untuk meningkatkan kesadaran […]

Pemberdayaan Perempuan Melalui Potensi Lokal di Balai Sakinah ‘Aisyiyah di Desa Margacinta

Para perempuan Kelompok Balai Sakinah ‘Aisyiyah (BSA) Desa Margacinta, Kecamatan Leuwigoong, Garut, Jawa Barat, mengubah jahe dan kunyit menjadi produk unggulan yang berdampak signifikan pada perekonomian desa. Melalui Gerakan Bina Usaha Ekonomi Keluarga ‘Aisyiyah (BUEKA) yang didukung Program INKLUSI, kelompok BSA Margacinta kini menjadi motor penggerak ekonomi lokal melalui produksi minuman serbuk jahe dan kunyit.  […]