Gelar Wicara Bersama: Ekosistem Digital yang Aman dan Inklusif bagi Perempuan, Anak Perempuan, dan Anak

📢 Talk Show & Pameran Interaktif 📢 “Ekosistem Digital yang Aman dan Inklusif bagi Perempuan, Anak Perempuan, dan Anak” Platform digital kini menjadi bagian penting dalam belajar, berekspresi, dan mengakses layanan, namun juga memperlebar ketimpangan yang sudah ada. Perempuan, anak perempuan, penyandang disabilitas, dan mereka yang tinggal di wilayah terpencil lebih rentan terhadap kekerasan berbasis […]

Yayasan BaKTI – Talkshow Memperingati 16HAKTP dan Hari Disabilitas Internasional 2025

Yayasan BaKTI mengadakan Talkshow: Diskusi Inspirasi BaKTI Dalam rangka memperingati 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Hari Disabilitas Internasional, Yayasan BaKTI mengajak Anda mengikuti diskusi bertema: “Menelaah Keterhubungan Kekerasan terhadap Perempuan dengan Perubahan Iklim dalam Perspektif Inklusi Sosial” 🗓 Selasa, 3 Desember 2025⏰ 09.30 WITA – selesai📍 Makassar Creative Hub, Pantai Losari, Makassar📺 Disiarkan […]

Migrant CARE – Pertunjukan Ketoprak “Perempuan Memanah Rembulan”

Dalam rangka memperingati 16 Hari Anti-Kekerasan terhadap Perempuan, Migrant CARE hari ini menggelar pementasan seni ketoprak bertajuk Perempuan Memanah Rembulan di Teater Arena Taman Budaya Jawa Tengah (TBS), Surakarta, Jawa Tengah. Pementasan ini merupakan hasil kolaborasi antara Migrant CARE dan kelompok kesenian Ketoprak Srawung Bersama, dengan dukungan Program INKLUSI. Mengusung seni tradisional sebagai medium edukasi […]

4 Program Kemitraan Australia–Indonesia Dorong Ekosistem Digital Aman dan Inklusif

Panelis dalam temu wicara 16 HAKTP 2025 yang diadakan 4 Program DFAT.

Jakarta, 10 Desember 2025 — Ruang digital semakin menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan, termasuk dalam pendidikan, pekerjaan, dan komunikasi. Namun, seiring berkembangnya teknologi, risiko seperti perundungan daring, eksploitasi, misinformasi, dan kekerasan berbasis gender juga meningkat, terutama bagi perempuan, anak perempuan, anak, penyandang disabilitas, dan kelompok marjinal lainnya. Merespons tantangan tersebut, empat program dalam Kemitraan […]

#16HAKTP: Dari Petugas Pelaksana Pernikahan Anak Menjadi Advokat Pencegahan

#16HAKTP: Dari Petugas Pelaksana Pernikahan Anak Menjadi Advokat Pencegahan

Joharis adalah Kepala Dusun di Desa Tikonu, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Ia merupakan pemangku kepentingan lokal yang terlibat dengan mitra CSO INKLUSI, ‘Aisyiyah, dalam menangani masalah pernikahan anak. Sebagai kepala desa, Joharis sebelumnya sering menikahkan anak-anak, termasuk yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama. Namun, setelah adanya kolaborasi antara ‘Aisyiyah dan pemerintah […]

#16HAKTP: Mencegah Pernikahan Anak di Probolinggo

#16HAKTP: Mencegah Pernikahan Anak di Probolinggo

Evi Susanti adalah anggota Balai Sakinah ‘Aisyiyah (BSA) di Desa Bulujaran Lor, Probolinggo, Jawa Timur. BSA adalah kelompok berbasis komunitas yang didirikan oleh mitra INKLUSI, ‘Aisyiyah, yang menyediakan pendidikan, konsultasi, saluran pengaduan, dan bantuan terkait Kesehatan Reproduksi dan Hak Seksual (SRHR), stunting, pencegahan pernikahan anak, kepemimpinan perempuan, dan pemberdayaan ekonomi. BSA bertujuan untuk meningkatkan kesadaran […]